LAGI HITZ! Kamu harus baca.
Assalamu'alaykum Netizen!
Gimana kabar? Baik? Masa sih?
Bukannya lagi ada polemik? Hehe bukan kamu kok.
Tapi negerimu.
Setiap detik hutang Indonesia bertambah, setiap menit jiwa anak Indonesia meronta kelaparan, setiap jam buruh minta gaji dinaikan, setiap hari pelaku kejahatan menunaikan aksinya, setiap minggu ada saja kabar tak sedap dari televisi anda, setiap bulan tarif listrik naik diam-diam, setiap tahun masalah terus ada dan makin membesar.
Tahukah kamu? Indonesia sedang berduka. Melihat rakyatnya saling membenci dengan sumpah serapah, menengok wakil rakyatnya yang asyik memainkan amanahnya, memergoki warga negaranya yang mengaku pancasilais namun berasas individualis. Miris bukan?
Indonesia sedang berduka. Menghirup asap tebal dari pembakaran hutan hijaunya, mendengar jeritan fauna yang diusir paksa dari kediamannya, mencari sumber daya alam yang tersisa. Sungguh menyedihkan.
Belum lagi penyudutan pada agama-agama tertentu yang akhirnya menciptakan perdebatan hebat sebagai benih perpecahan.
Aku heran betul. Bagaimana bisa Indonesia yang sedari dulu berbangsa-bangsa, bersuku-suku, bisa menjadi tak demokratis karena rakyatnya yang egois.
Ada yang terlalu asyik bermain permainan dari appstore, lupa diri karena sibuk membuat video yang katanya menghibur mereka, terlalu ambisius mengejar cita-cita di negeri asing, terlalu fokus membenahi diri agar jadi yang terbaik.
Indonesia pun perlahan akan hancur. Akibat yang sukses bisa foya-foya, sementara yang kurang beruntung hanya dapat menahan lapar. Akibat yang kaya makin berjaya, yang miskin makin terpuruk karena bunga bank. Mana keadilan? Mana kemakmuran? Apa memang hanya ditujukan untuk sebagian?
Jangan heran jika suara mu tak didengar. Wong pemerintahan sekarang kedap suara. Zaman sekarang, seorang ahli berpendapat pun akan kena hujat oleh buzzer kejam penggiring opini suruhan. Media mengancam. Hati-hati dengan jari kalian, bisa jadi ketikan kalian membahayakan diri sendiri. Berpendapat lah dengan kualitas, bantulah Indonesia bernafas, berikan solusi cerdas, jangan sampai Indonesia tewas.
-Salam Perindu-
25.06.2018
Komentar
Posting Komentar