“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.”
(Al-Baqarah: 216)

Manusia memang sering sok tau mengenai apa yang baik dan buruk baginya. Realitanya hanya Allah SWT yang tau, kitanya cuma tebak-tebak buah manggis.
Lebih berbahaya lagi jika kita sok tau disaat iman kita lagi lemah, akibatnya akan ada emosi berlebih yang juga dihiasi oleh syaitan. Oh alangkah malunya kita, ketika yang kita anggap baik ternyata buruk bagi kita, begitu juga sebaliknya

Aku pun sedang berproses untuk lebih tsiqah dan qanaah terhadap apa yang telah ku miliki. Aku harap kamu juga begitu



Perihal Amanah.

“Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanah (yaitu menjalankan perintah-perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala dan meninggalkan seluruh larangan-Nya) kepada seluruh langit dan bumi serta gunung-gunung. Maka semuanya enggan untuk memikul amanah itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu banyak berbuat dzalim dan amat bodoh.”
(Al-Ahzab: 72)

Jelas sekali amanah itu sangatlah berat. Sudah dipikul bersama pun masih terasa berat apalagi sendiri. Tetapi ingat lagi bahwa Allah SWT tidak membebani seseorang diluar kemampuannya. Terus gimana biar amanah tersebut jadi terpikul ringan? Cobalah ikhlas dan tawakal. Serahin aja ke Allah SWT jika sudah memberikan ikhtiar terbaik dan pendekatan yang baik juga ke Allah. InsyaaAllah, Allah mudahkan nantinya.


Lalu apa hubungannya dengan benci dikala cinta?
Begini. Sering kali kita menemukan diri atau saudara kita sedang membenci sesuatu yang pada dasarnya ia cintai. Amanah contohnya, ketika ikhlas ia mencintai amanah tersebut namun saat rasa ikhlas itu pergi, syaitan berlomba-lomba menanamkan kebencian pada diri kita.
Lucu sekaligus miris.

Lalu bagaimana saat rasa ikhlas itu pergi? Cobalah tenangkan diri. Renungkan masalah mu. Tanyakan pada diri sendiri "Apakah diri ini sudah baik? Apakah diri ini sudah amanah? Apakah yang ku lakukan selama ini akan memberatkan timbangan kebaikan ku? Atau malah memberatkan timbangan sebaliknya karena rasa ikhlas itu pergi?” setelah itu coba dekatkan diri kepada Allah SWT dan teman-teman yang sholeh serta biasakan untuk tidak membicarakan kebaikan diri sendiri melainkan kebaikan orang lain.

#MuhasabahDiri
#Berproses

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku pulang

Duka Baru Saudaraku.

PART 1 - Sejuta Rahasia