Selangkah lagi menuju Pengabdian
Pagi itu matahari sudah jelas menampakan dirinya walau belum terlalu pekat. Peserta PKM UNJ 2 Jilid 1 pun sama. Tepatnya pada tanggal 17 Juni 2017, PKM UNJ 2 Jilid 1 dibuka sama seperti rangkaian sebelumnya. Setelah acara dibuka, panitia meminta masing-masing kelompok bergantian maju ke depan untuk mempresentasikan hasil kunjungan ke BEM BSJB dan Kementerian dari tiap-tiap kelompok. Belum semua kelompok mempresentasikan hasil kunjungan mereka, namun acara harus berlanjut ke materi manajemen isu yang disampaikan oleh oleh Pak Arya Sandhiyuda yang dimoderatori oleh Ilham.
Pemateri menyampaikan bahwa ada 6 Tipologi orang dalam mengelola isu yaitu pekerja, pemikir, lobbies, engineer, selebriti, dan leader. Diantara 6 tipologi tersebut, yang harus diterapkan adalah leader. Karena pemimpin sangatlah dibutuhkan dibandingkan pemimpi.
Kata Pak Arya, dalam manajemen isu tidak lepas dari peran media dan dalam manajeman isu di media, yang penting ialah bertemanlah dengan orang-orang media. Beliau menerangkan banyak hal yang akhirnya membuka wawasan kami. Terakhir, beliau menjelaskan dalam live wawancara yang penting diperhatikan adalah gestur tubuh dan penutup. Setelah selesai, kami langsung keluar ruangan untuk sholat dzuhur.
Ba'da sholat zuhur, kami berdiskusi tentang isu luar kampus dengan pematik kakak-kakak dari sospol BEM UNJ. Diskusi kali ini dibagi menjadi 4 kelompok dengan masing-masing is, yaitu kasus hak angket DPR, reklamasi, supremasi hukum kekerasan seksual, dan TDL. Lalu kamj diminta untuk mempersembahkan sebuah sosio drama atas isu-isu tersebut agar mudah dicerna masyarakat. Diakhir drama, kakak-kakak sospol BEM UNJ memberikan komentar dan masukannya serta pertanyaan bahwa dalam mendelivery suatu pesan perlu diperhatikan data-data yang valid serta pro kontra atas isu tersebut.
Keesokan harinya, PKMUNJ 2 jilid 2 dilaksanakan di Aula Daksinapati. Tidak ada materi pada hari ini melainkan diisi dengan pemaparan masing-masing kelompok kunjungan ke BEM dan Kementerian yang ber eda-beda. Lalu acara dilanjut dengan diskusi persis seperti saat PKMUNJ 2 jilid 1 namun kali ini membahas isu dalam kampus dengan pemantik kakak-kakak dagri BEM UNJ. Dalam diskusi kali ini dibagi 4 kelompok diskusi dengan 1 kelompok diskusi terdiri dari 15 kelompok PKMUNJ yang memaparkan masalah-masalah hasil kunjungan ke lembaga-lembaga yang telah ditugasi sebelumnya. Diakhir, para pemantik memberikan pesan untuk peserta agar peduli dengan keadaan kampus dan menyampaikan solusi terbaik untuk masalah yang ada.
Sebelum acara ditutup, panitia memberikan beberapa informasi untuk PKMUNJ 3. PKMUNJ 3 ini pengabdian masyarakat, dan akan ada kepanitiaannya. Maka dari itu peserta harus bersiap-siap dan mulai mengumpulkan dana untuk melakukan pengabdian tersebut.
Pemateri menyampaikan bahwa ada 6 Tipologi orang dalam mengelola isu yaitu pekerja, pemikir, lobbies, engineer, selebriti, dan leader. Diantara 6 tipologi tersebut, yang harus diterapkan adalah leader. Karena pemimpin sangatlah dibutuhkan dibandingkan pemimpi.
Kata Pak Arya, dalam manajemen isu tidak lepas dari peran media dan dalam manajeman isu di media, yang penting ialah bertemanlah dengan orang-orang media. Beliau menerangkan banyak hal yang akhirnya membuka wawasan kami. Terakhir, beliau menjelaskan dalam live wawancara yang penting diperhatikan adalah gestur tubuh dan penutup. Setelah selesai, kami langsung keluar ruangan untuk sholat dzuhur.
Ba'da sholat zuhur, kami berdiskusi tentang isu luar kampus dengan pematik kakak-kakak dari sospol BEM UNJ. Diskusi kali ini dibagi menjadi 4 kelompok dengan masing-masing is, yaitu kasus hak angket DPR, reklamasi, supremasi hukum kekerasan seksual, dan TDL. Lalu kamj diminta untuk mempersembahkan sebuah sosio drama atas isu-isu tersebut agar mudah dicerna masyarakat. Diakhir drama, kakak-kakak sospol BEM UNJ memberikan komentar dan masukannya serta pertanyaan bahwa dalam mendelivery suatu pesan perlu diperhatikan data-data yang valid serta pro kontra atas isu tersebut.
Keesokan harinya, PKMUNJ 2 jilid 2 dilaksanakan di Aula Daksinapati. Tidak ada materi pada hari ini melainkan diisi dengan pemaparan masing-masing kelompok kunjungan ke BEM dan Kementerian yang ber eda-beda. Lalu acara dilanjut dengan diskusi persis seperti saat PKMUNJ 2 jilid 1 namun kali ini membahas isu dalam kampus dengan pemantik kakak-kakak dagri BEM UNJ. Dalam diskusi kali ini dibagi 4 kelompok diskusi dengan 1 kelompok diskusi terdiri dari 15 kelompok PKMUNJ yang memaparkan masalah-masalah hasil kunjungan ke lembaga-lembaga yang telah ditugasi sebelumnya. Diakhir, para pemantik memberikan pesan untuk peserta agar peduli dengan keadaan kampus dan menyampaikan solusi terbaik untuk masalah yang ada.
Sebelum acara ditutup, panitia memberikan beberapa informasi untuk PKMUNJ 3. PKMUNJ 3 ini pengabdian masyarakat, dan akan ada kepanitiaannya. Maka dari itu peserta harus bersiap-siap dan mulai mengumpulkan dana untuk melakukan pengabdian tersebut.
#PKMUNJ2017
#PemudaMasaKini
#PemimpinMasaDepan
Komentar
Posting Komentar