Mahasiswa bersinergi jebolan PKM UNJ 2017
PKMU 1 Jilid 1
Tepat pada tanggal 4 Juni 2017, Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta atau biasa disingkat PKM UNJ 1 jilid 1 diselenggarakan. Pengkaderan tingkat universitas ini memiliki ciri khas yaitu terlihat dari rangkaiannya. PKM UNJ 2017 berbeda dengan PKM Prodi ataupun PKM Fakultas yang agendanya terdiri dari 3 rangkaian yaitu Briefing, Pra, dan Pas yang diadakan 3 hari 2 malam di luar kota. PKM UNJ 2017 hadir dengan serangkaian acara yang dimulai dengan PKMU 1 Jilid 1 sampai dengan PKMU 3.
Meskipun diadakan pada hari Minggu, dimana mahasiswa seharusnya melepaskan rindu yang sudah menggunung dan juga kembali berbakti kepada masing-masing orang tuanya, PKM UNJ 1 Jilid 1 tetap ramai akan peserta yang antusias menyantap materi.
Layaknya acara pada umumnya, PKM UNJ 1 Jilid 1 ini dibuka oleh MC dengan dilanjutkan mengenalkan jargon yaitu "Pemuda Masa Kini, Pemimpin Masa Depan". Tak sampai situ, untuk mendapat kerberkahan serta kelancaran acara tersebut, dilantunkannya ayat suci Al-Qur'an oleh perwakilan dari panitia. Supaya acara tetap dalam kondisi khidmat, Lagu Indonesia Raya dan Totalitas Perjuangan pun dinyanyikan bersama.
Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib PKM UNJ 2017 dan pembacaan pembagian kelompok serta penugasan individu maupun kelompok yang disusul dengan diskusi kelompok sampai 20 menit sebelum adzan dzuhur berkumandang. Lalu peserta diarahkan untuk istirahat dan sholat dzuhur serta wajib kembali pada pukul 12.45 WIB.
Saat kembali, peserta disuguhkan materi public relation yang dibawakan oleh Bambang Irawan (Koordinator Pusat BEM SI 2015). Materi dari beliau cepat diserap oleh peserta karena pembawaannya yang santai tapi tetap pada koridornya. Sehingga banyak peserta yang antusias bertanya pada sesi diskusi.
Ternyata waktu berlalu begitu cepat. Sesi diskusi pun selesai, dan menyisakan penutup dan doa oleh panitia. PKM UNJ 1 Jilid 1 sukses dilaksanakan meskipun tidak sempurna. Karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT.
Tepat pada tanggal 4 Juni 2017, Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta atau biasa disingkat PKM UNJ 1 jilid 1 diselenggarakan. Pengkaderan tingkat universitas ini memiliki ciri khas yaitu terlihat dari rangkaiannya. PKM UNJ 2017 berbeda dengan PKM Prodi ataupun PKM Fakultas yang agendanya terdiri dari 3 rangkaian yaitu Briefing, Pra, dan Pas yang diadakan 3 hari 2 malam di luar kota. PKM UNJ 2017 hadir dengan serangkaian acara yang dimulai dengan PKMU 1 Jilid 1 sampai dengan PKMU 3.
Meskipun diadakan pada hari Minggu, dimana mahasiswa seharusnya melepaskan rindu yang sudah menggunung dan juga kembali berbakti kepada masing-masing orang tuanya, PKM UNJ 1 Jilid 1 tetap ramai akan peserta yang antusias menyantap materi.
Layaknya acara pada umumnya, PKM UNJ 1 Jilid 1 ini dibuka oleh MC dengan dilanjutkan mengenalkan jargon yaitu "Pemuda Masa Kini, Pemimpin Masa Depan". Tak sampai situ, untuk mendapat kerberkahan serta kelancaran acara tersebut, dilantunkannya ayat suci Al-Qur'an oleh perwakilan dari panitia. Supaya acara tetap dalam kondisi khidmat, Lagu Indonesia Raya dan Totalitas Perjuangan pun dinyanyikan bersama.
Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan tata tertib PKM UNJ 2017 dan pembacaan pembagian kelompok serta penugasan individu maupun kelompok yang disusul dengan diskusi kelompok sampai 20 menit sebelum adzan dzuhur berkumandang. Lalu peserta diarahkan untuk istirahat dan sholat dzuhur serta wajib kembali pada pukul 12.45 WIB.
Saat kembali, peserta disuguhkan materi public relation yang dibawakan oleh Bambang Irawan (Koordinator Pusat BEM SI 2015). Materi dari beliau cepat diserap oleh peserta karena pembawaannya yang santai tapi tetap pada koridornya. Sehingga banyak peserta yang antusias bertanya pada sesi diskusi.
Ternyata waktu berlalu begitu cepat. Sesi diskusi pun selesai, dan menyisakan penutup dan doa oleh panitia. PKM UNJ 1 Jilid 1 sukses dilaksanakan meskipun tidak sempurna. Karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT.
PKMU 1 Jilid 2
Tepat pada tanggal 10 Juni 2017 PKM UNJ 1 jilid 1 berlanjut menjadi PKM UNJ 1 Jilid 2. Ruangan 304-305 Gedung Hasyim Ashari lantai 3 ini digetarkan oleh semangat peserta PKM UNJ 1 Jilid 2. Membaranya semangat peserta menjadikan hari itu tak nampak seperti hari libur.
Mirip seperti PKM UNJ 1 Jilid 1, Jilid 2 kali ini dibuka oleh MC dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an oleh perwakilan dari panitia. Juga dilanjutkan dengan menyanyikan bersama lagu Indonesia Raya dan Totalitas Perjuangan.
Lalu Muhammad Rusdi (Deputy President KSPI) selaku pemateri menyampaikan bahwa "Sudah seharusnya pemuda kini harus menjadi pemimpin saat ini juga seperti Sultan Muhammad Al Fatih seorang pemuda yang mampu menaklukkan konstatinopel." Tuturnya saat selesai membahas materi rekayasa sosial (perubahan sosial) juga setelah sesi diskusi berakhir. Setalah itu peserta diarahkan untuk istirahat dan sholat dzuhur serta wajib kembali pada pukul 12.45 WIB.
Setelah kembali, peserta ditanamkan materi Urgensi Kontra Intelijen oleh Moses Caesar Assa, S.pd., M.Sc selaku pemateri kedua.
Moses menyampaikan bahwa tujuan dari Kontra Intelijen yaitu untuk kepentingan nasional yang tercantum dalam UUD 1945 pada alinea ke-4. Hal yang dapat dilakukan untuk mencapai kontra intelijen yaitu dengan melalui beberapa tahapan seperti emerging issue, interpretation, signals, dan future.
Setelah penyampaian materi berakhir, berlangsung sesi diskusi dan di akhiri dengan closing statement oleh pemateri. Pemberian bingkisan oleh panitia sebagai penghargaan untuk pemateri selalu ada setiap berakhirnya materi. Dan setelah itu dipastikan adanya post test untuk peserta.
PKM UNJ 1 jilid 2 ditutup dengan doa.
#PKMUNJ2017
Mirip seperti PKM UNJ 1 Jilid 1, Jilid 2 kali ini dibuka oleh MC dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an oleh perwakilan dari panitia. Juga dilanjutkan dengan menyanyikan bersama lagu Indonesia Raya dan Totalitas Perjuangan.
Lalu Muhammad Rusdi (Deputy President KSPI) selaku pemateri menyampaikan bahwa "Sudah seharusnya pemuda kini harus menjadi pemimpin saat ini juga seperti Sultan Muhammad Al Fatih seorang pemuda yang mampu menaklukkan konstatinopel." Tuturnya saat selesai membahas materi rekayasa sosial (perubahan sosial) juga setelah sesi diskusi berakhir. Setalah itu peserta diarahkan untuk istirahat dan sholat dzuhur serta wajib kembali pada pukul 12.45 WIB.
Setelah kembali, peserta ditanamkan materi Urgensi Kontra Intelijen oleh Moses Caesar Assa, S.pd., M.Sc selaku pemateri kedua.
Moses menyampaikan bahwa tujuan dari Kontra Intelijen yaitu untuk kepentingan nasional yang tercantum dalam UUD 1945 pada alinea ke-4. Hal yang dapat dilakukan untuk mencapai kontra intelijen yaitu dengan melalui beberapa tahapan seperti emerging issue, interpretation, signals, dan future.
Setelah penyampaian materi berakhir, berlangsung sesi diskusi dan di akhiri dengan closing statement oleh pemateri. Pemberian bingkisan oleh panitia sebagai penghargaan untuk pemateri selalu ada setiap berakhirnya materi. Dan setelah itu dipastikan adanya post test untuk peserta.
PKM UNJ 1 jilid 2 ditutup dengan doa.
#PKMUNJ2017
#PemudaMasaKini
#PemimpinMasaDepan
Komentar
Posting Komentar